MATARAM, KOMPAS.com - Warga Dasan Agung, Kota Mataram, Nusa Tenggara
Barat (NTB) dihebohkan dengan beras yang diduga mirip beras plastik milik
Sofian salah satu warga. "Bentuknya kayak bubur tapi enggak mateng," kata Sofian menjelaskan,
Selasa (26/5/2015).
Sofian mengaku membeli beras ini dari sebuah
warung. Ia mulai curiga saat beras tersebut dimasak. Nasi yang dimasak dari
beras tersebut bentuknya lembek, tidak sama dengan nasi yang biasa dia makan
sehari-hari. Apalagi, saat sarapan pagi tadi, anak-anak Sofian mengeluh kalau
nasinya tidak enak.
"Sebelumnya enggak pernah seperti ini. Pas
sarapan anak-anak bilang 'kok nggak enak ini'. Dalam hati saya, masak beras
plastik itu ini?" kata Sofian.
Sahrah, ibu Sofian kemudian melaporkan kejadian itu
kepada kader posyandu dan ditindaklanjuti oleh lurah setempat. Lurah Dasan
Agung Hambali bersama Babinkamtibmas yang sempat mencicipi beras tersebut
mengatakan, rasanya seperti nasi yang belum matang.
Selain mencicipi nasi, Babinkamtibmas Dasan
Agung Bripka A Yani juga mencoba membakar dua sampel nasi lalu membedakannya
aromanya. Hasilnya kedua sampel nasi tersebut memiliki aroma yang berbeda.
Meski demikian, pihaknya belum berani mengambil
kesimpulan apakah beras yang dimaksud terindikasi sebagai beras plastik atau
bukan. Sampel beras dan nasi tersebut kemudian dibawa petugas kepolisian ke
Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Mataram untuk diteliti lebih lanjut.
"Untuk saat ini akan kita bawa sampelnya ke
BPOM. BPOM yang akan tentukan, apakah terindikasi beras plastik atau
bukan," kata Lurah Dasan Agung Hambali.